Ardiz  Tarakan  Borneo  A Simple Borneo Blogger. Beautiful Sharing for Anyone.

Kamis, September 18, 2008

Bagaimana Agar Bersedekah Membuat Anda Kaya?

Orang yang memberi petunjuk kepada kebaikan sama pahalanya seperti orang yang melakukannya. (HR. Bukhari).
Yusuf Mansur FB Damai Indonesiaku Online FB Mario Teguh FB KH. Abdullah Gymnastiar FB Ustadz Felix Siauw FB Ustad Yusuf Mansyur
Sebarkanlah informasi kebaikan di dunia, sehingga menjadi ladang amal kebaikan bagi Anda di akhirat kelak.
Seni Bersedekah : Bagaimana Agar Bersedekah Membuat Anda Kaya? - Ardiz TarakanIni pendapat Joe Vitale, penulis Spiritual Marketing. Juga pendapat banyak penulis lain yang dari pengalamannya mendapati bahwa semakin dia rela memberi (bersedekah) semakin banyak apa yang dia sumbangkan itu kembali kepada dirinya dengan berlipat-lipat. Kalau dia nyumbang uang, maka (biasanya) akan datang uang. Kalau tenaga, maka akan kembali banyak bantuan. Kalau ilmu, maka akan kembali lebih banyak ilmu. Mereka menemukan bahwa “to give in order to get” adalah suatu hukum universal.

Hanya sedekah yang tulus dan Ikhlaslah yang akan menggetarkan semesta. Jadi tidak semua pemberian akan memberikan efek pengembalian yang diharapkan.

Berikut ini cara bersedekah (menyumbang) yang mampu menggetarkan spiritualitas :

  1. Bersedekahlah saat merasa ingin bersedekah, jangan sampai merasa terpaksa. Bila saat bersedekah kita justru merasa kesal, maka akan tertanam di bawah sadar bahwa bersedekah itu tidak enak, bahkan mengesalkan. Mungkin seperti kalau kita bayar parkir kepada preman di pinggir jalan. Ada perasaan terpaksa, tak berdaya, bahkan dirampok. Bukan karena besar kecilnya nilai uang, tapi rela tidaknya perasaan saat memberikan sumbangan. Kalau anda sedang suntuk, tunggu sampai hati lebih riang. Memberi dengan berat hati akan memberi asosiasi buruk ke alam bawah sadar.
  2. Bersedekahlah kepada sesuatu yang disukai sehingga hati Anda tergetar karenanya. Mungkin suatu ketika Anda ingin menyumbang yatim piatu, di waktu lain mungkin menyumbang perbaikan jembatan, mungkin pelestarian satwa yang hampir punah, mungkin disumbangkan untuk modal usaha bagi seorang pemula. Intinya adalah Anda sebaiknya menyedekahkan pada hal yang membuat perasaan Anda tergetar. Setiap orang akan berbeda. Seringkali seseorang menyumbang ke tempat ibadah, tapi hatinya tidak sejalan, hanya karena kebiasaan. Menyumbang yang tak bisa dihayati tak akan menggetarkan kalbu.
  3. Bersedekahlah dengan sesuatu yang bernilai bagi Anda. Kebanyakan wujudnya adalah uang, namun lebih luas lagi adalah benda yang juga anda suka, pikiran, tenaga, ilmu yang anda suka. Dengan menyumbang sesuatu yang anda sukai, membuat anda juga merasa berharga karena memberikan sesuatu yang berharga.
  4. Bersedekahlah dalam kuantitas yang terasa oleh perasaan. Bagaimana rasanya memberi sedekah 25 rupiah? Bagi kebanyakan orang nilai ini sudah tidak lagi terasa. Untuk seseorang dengan gaji 1 juta, maka 50 ribu akan terasa. Bagi yang perpenghasilan 20 juta, mungkin 1 juta baru terasa. Setiap orang memiliki kadar kuantitas berbeda agar hatinya tergetar ketika menyumbang. Nilai 10 persen biasanya menjadi anjuran dalam sedekah (bukan wajib), mungkin karena sejumlah nilai itulah kita akan merasakan ‘beratnya’ melepas kenikmatan.
  5. Menyumbang anonim akan memberi dampak lebih kuat. Ini erat kaitannya dengan ketulusan, walaupun tidak anonim juga tak apa-apa. Dengan anonim lebih terjamin bahwa kita hanya mengharap balasan dari Tuhan (ikhlas).
  6. Bersedekah tanpa pernah mengharap balasan dari orang yang anda beri. Yakinlah bahwa Tuhan akan membalas, tapi tidak lewat jalan orang yang anda beri. Pengalaman para pelaku kebanyakan menunjukkan bahwa balasan datang dari arah yang lain.
  7. Bersedekahlah tanpa mengira bentuk balasan Tuhan atas sedekah itu. Walaupun banyak pengalaman menunjukkan bahwa kalau bersedekah uang akan dibalas dengan uang yang lebih banyak, namun kita tak layak mengharap seperti itu. Siapa tahu sedekah itu dibalas Tuhan dengan kesehatan, keselamatan, rasa tenang, dll, yang nilainya jauh lebih besar dari nilai uang yang disedekahkan.


Demikian berbagai hal yang berkaitan dengan prinsip bersedekah. Prinsip-prinsip ini sangat sesuai dengan petunjuk rasulullah Muhammad berkaitan dengan sedekah dan keutamaannya. Ada hadits yang menyatakan bahwa tak akan menjadi miskin orang yang bersedekah. Dijamin.

Selain itu bersedekah juga menghindarkan diri dari marabahaya.

Ada sebuah kisah.

Suatu ketika rasulullah sedang duduk bersama para sahabat. Lalu melintaslah seorang yang memanggul kayu bakar. Tiba-tiba Rasulullah berkata kepada para sahabat, “Orang ini akan meninggal nanti siang”. Sorenya ketika Rasulullah duduk bersama para sahabat, melintaslah orang tersebut. Maka dipanggillah orang tersebut oleh rasul dan ditanya, “Aku diberitahu (malaikat) tadi pagi bahwa kamu akan menemui ajal siang tadi.

Tapi kulihat kamu masih segar bugar. Apa yang telah kamu lakukan?” Kemudian orang itu berkisah bahwa tadi pagi dia membawa bekal makan siang. Lalu di tengah jalan bekal itu dia sedekahkan kepada orang yang membutuhkan.

Selanjutnya, kata orang itu, saat kayu-kayu bakar diletakkan tiba-tiba seekor ular hitam keluar lari menjauh dari dalamnya. Rasulullah kemudian menjelaskan bahwa ular itulah yang sedianya akan mematuk orang tersebut, namun dia berpindah takdir karena sedekahnya menghindarkan dia dari bahaya tersebut.

Kisah itu menunjukkan keutamaan sedekah yang bisa menghindarkan diri dari bahaya, sekaligus menujukkan bahwa cara Tuhan membalas sedekah tidak dalam bentuk dan jalan yang kita sangka sangka .

Semoga Bermanfaat ...
Makmur S . / ’Jkta

From : Agus Sumarna (******@sandoz.com)
Date : Friday, September 12, 2008 9:57:51 AM

Label:

Anda sedang membaca artikel
"Bagaimana Agar Bersedekah Membuat Anda Kaya?"
di blog Ardiz Tarakan Borneo
Rekomendasikan lewat Google +1 dengan mengklik tombol
Untuk berbagi di Facebook Anda, klik tombol
Terima kasih atas kunjungan Anda.

Diskominfo Tarakan Indonesia

7 Comments for Bagaimana Agar Bersedekah Membuat Anda Kaya?:

At Kamis, November 27, 2008 8:01:00 PM, Anonymous Yudha :

ada intisari yang saya terima disini:
1. Sedekah tidak akan membuat miskin.
2. Menghindarkan dari marabahaya.
3. Sedekah akan dibalas berlipat-lipat.

 
At Rabu, Maret 11, 2009 4:03:00 PM, Anonymous Anonim :

saya pernah mencoba berbuat suatu kebaikan yang menurut saya, pasti akan membantu bila yang ditolong mengerti. Saya berusaha mencarikan sepeda bekas buat seorang anak yang putus sekolah dengan harapan bahwa sepeda itu bisa menjadi modal bekerja menjadi loper koran atau pengantar gas/air mineral atau apa saja... yg bisa dicapai tanpa hrs mengeluarkan transport. Ternyata yang saya harapkan meleset... sepedanya dijual dengan alasan bekas, gak enak kalo dipake..kalo soal makan masih banyak yang ngasih katanya... Memang setiap bulan banyak yg memeberi sedekah entah baju, makan sampai uang.. akibatnya dia keenakan dan sepertinya (maaf) menjual kemiskinan dan kesengsaraan...
Saya sangat sedih.... saya mencoba iklas dan mengapa dihadapan saya pemberian itu dilecehkan... walau saya mencoba berbesar hati bahwa bila suatu barang sudah lepas dari tangan.. berarti bukan urusan kita lagi....
Terima kasih.. ini sekedar curahan hati. Saya tetap percaya kepada janji Allah... tentu tidak akan kapok bersedekah. Memang kita juga harus pandai dan pintar dalam beribadah... jangan sampai yang satu memanfaatkan keikhlasan dan ketulusan dari yang lain...

 
At Sabtu, April 25, 2009 8:23:00 AM, Blogger subhi :

itulah yang kita rasakan dizaman sekarang dimana kemiskinan dijadikan alasan untuk meminta minta saya pernah membaca diAlquran mengatakan jangan engkau hardik peminta minta. tapi dengan kemiskinannya dimanfaatkan untuk mengiba kepada orang lain.

 
At Kamis, September 24, 2009 6:24:00 PM, Anonymous seseorang :

biarlah mereka menjual kemiskinannya, yg penting kita memberi karena Allah,bukankah tangan diatas lebih baik drpd tangan dibawah

 
At Jumat, Oktober 30, 2009 8:16:00 AM, Anonymous sutrisno_585 :

mari kita berzakat dan bershodaqoh karena rizki yang kita terima adalah sebagian bukan hak kita tetapi hal orang lain yang berhak menerima zakat dan shodaqoh.

 
At Senin, Maret 28, 2011 6:52:00 AM, Anonymous anak yatim :

Bismillah...
mohon bantuannya bagi yang ingin menghibbahkan sebagian rizqinya karena Allah azza wa jalla, untuk bisa berbagi sesama saudara muslim dan bisa menringankan beban hidupnya, dipersilakkan atas keikhlasannya transfer ke :

No Rekening BRI :
0545-01-000943-53-1

Nama : Saiful mahdi
berapapun yang semoga Allah senantiasa meRahmatinya kami sangat berterimakasih..
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

 
At Kamis, Oktober 27, 2011 3:00:00 PM, Anonymous inf :

wah saya sudah pernah merasakan nikmatnya bersedekah..
^o^
makasih ya, artikelnya menambah wawasan

 

Poskan Komentar