
🗣️Dok, anak saya batuk tapi kok malah dikasih obat cacing! Eit, jangan panik dl ya bun, saya mau share 1 dari beberapa kasus yg saya temui dipraktek ya..
Jd waktu itu, ada ibu muda yg datang bawa anakny laki2nya, usianya sekitar 4 tahun. Si ibu ini mukanya udah kelihatan lemes dan stres banget kayaknya. Kakak ini cerita kalo anaknya udah batuk berminggu-minggu. Batuknya kering, sering kambuh malam hari, dan kadang sampe agak sesak napas.
"Dok, anakku udah gonta-ganti obat batuk, bolak-balik ke klinik, kok batuknya enggak sembuh-sembuh juga ya? Padahal di rumah enggak ada yang merokok," curhat si Ibu hampir nangis.
Pas ku periksa fisiknya, dengerin suara napasnya pake stetoskop, memang ada suara ngik-ngik (mengi) tipis kayak anak asma. Tp stlh ku tanya-tanya lebih dlm soal kebiasaan sehari-harinya, kayak si anak suka main tanah enggak, sebelum makan cuci tangan pake sabun enggak dan kapan terakhir minum obat cacing??
Stlh tau jawaban si ibuk, akhirny ku putuskan buat ngasih obat cacing. Si Ibu sempat bingung dan nanya, "Lho Dok, anakku kan batuk, kok dikasih obat cacing?"
Ku cuman senyum dan bilang, "Dikasi minum dulu ya Bu, sesuai dosis”
Dua minggu kemudian ibunya balik lagi karena mau beli vitamin anaknya “Dok, alhamdulillah ya, ajaib banget, stlh minum obat cacing, batuknya langsung reda total dan anaknya sekarang aktif lagi!”
“Eh tapi kan dok, kok bisa sih cacing bikin batuk dan sesaj? Gimana ceritanya? “
Pasti banyak yang bingung, kan? Cacing kan hidupnya di perut, kok bisa nyasar bikin batuk di tenggorokan?
Tapi secara medis, ada satu cacing yaitu cacing gelang (Ascaris lumbricoides) yg punya siklus hidup unik namanya “siklus Loeffler”. Larva cacing ini bisa bermigrasi ke paru-paru dan memicu refleks batuk pada anak. Jadi, mengobati cacingnya justru bisa menyembuhkan batuknya. Yuk, sama-sama belajar!"
Begini plot twist perjalanannya yang mirip film petualangan:
😋Tertelan tanpa sadar, pas anak2 main tanah yg ada telur cacingnya, lalu pegang makanan tanpa cuci tangan. Telur cacing pun bisa masuk ke mulut dan menetas di usus jadi larva ato anak cacing
🩸Larva cacing yg masih kecil ini nakal banget. Mereka bisa nembus dinding usus dan masuk ke aliran darah.
🫁Karna ikut aliran darah, larva ini akhirnya sampe ke paru-paru! Di dalam paru-paru, mereka merayap naik ke saluran napas (bronkus dan trakea).
😷Keberadaan larva cacing di saluran napas ini bikin paru-paru iritasi. Tubuh nganggap itu benda asing, makanya muncul reaksi alergi kayak batuk kering, gatal, mengi, bahkan sesak napas mirip gejala asma
🪱Pas anak batuk, larva cacing ini bisa terdorong ke atas sampe kerongkongan, lalu tertelan kembali ke lambung, dan tumbuh jadi cacing dewasa di usus. Ngeri kan???
🛡️ Gimana cara ngatasin dan mencegahnya?
Tenang bunnn, ini gampang banget diatasi dan dicegah kok!
💊Rutin minum obat cacing (seperti Mebendazole atau Albendazole) setiap 6 bulan sekali utk anak usia di atas 2 tahun dan seluruh anggota keluarga di rumah.
🚰Biasakan anak bunda cuci tangan pake sabun stlh main dan sblm makan. Jaga kuku anak tetap pendek dan bersih.
🩴Pastikan anak bunda selalu pake sandal atau sepatu kalo main di luar rumah, terutama pas main diatas tanah atau pasir.
💦Cuci sayur dan buah sampe benar-benar bersih di bawah air mengalir sblm dikonsumsi.
Jadi, kalo si kecil punya batuk yg awet banget dan enggak sembuh-sembuh pakai obat batuk biasa, coba diingat-ingat lagi: kapan terakhir kali dia minum obat cacing?
Jangan-jangan, ada "tamu tak diundang" yang lagi piknik di paru-parunya!
Semoga info ini bermanfaat ya! Yuk, share ke Moms lainnya biar makin banyak yang aware.
Sehat-sehat terus buat buah hati kita! ❤️
Atau ada yg sudah pernah ngalamin bun? Coba share di kolom komen ya.
Sumber Facebook : Maya Sari Simanjuntak