Nunukan : Mengawali aktivitas pagi dengan segelas jamu dapat menjadi salah satu pilihan untuk menjaga kebugaran tubuh. Jamu merupakan bagian dari kekayaan tradisional Indonesia yang dibuat dari berbagai tanaman obat. Kemenkes menyebut konsumsi jamu dapat menjadi bagian dari upaya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan.
Jamu secara turun-temurun dimanfaatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan, kebugaran, membantu pemulihan serta mencegah berbagai gangguan kesehatan. Kemenkes juga mendorong masyarakat mengenal bahan jamu, cara meracik dan cara mengonsumsinya dengan tepat agar manfaatnya dapat diperoleh secara optimal.
Salah satu manfaat konsumsi jamu adalah membantu menjaga kebugaran tubuh. Kandungan bahan alami pada jamu berbeda-beda, sehingga manfaatnya juga bergantung pada jenis tanaman yang digunakan. Misalnya, jahe memiliki kandungan minyak atsiri yang mempunyai sifat antioksidan dan antiinflamasi, sementara bahan lain dapat dimanfaatkan untuk membantu mengatasi keluhan kesehatan ringan.
Kemenkes juga mencatat, sejumlah ramuan jamu telah dikembangkan dan diteliti untuk berbagai kondisi kesehatan. Beberapa formula jamu yang telah melalui uji klinik antara lain untuk membantu menangani asam urat, tekanan darah tinggi, radang sendi, kolesterol tinggi, gangguan lambung dan beberapa kondisi lainnya. Namun, penggunaannya tetap perlu memperhatikan jenis, dosis dan keamanan bahan yang dikonsumsi.
Meski demikian, masyarakat perlu memahami bahwa tidak semua jamu dapat dikonsumsi secara bebas dalam jumlah berlebihan. Kemenkes mengingatkan, terutama bagi orang yang memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang mengonsumsi obat, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan sebelum rutin mengonsumsi jamu. Jamu juga tidak boleh dianggap sebagai pengganti pengobatan medis yang telah diresepkan.
Dalam memilih jamu, masyarakat juga perlu memastikan bahan yang digunakan aman dan produk jamu yang beredar memenuhi ketentuan yang berlaku. Jamu segar sebaiknya dikonsumsi dalam waktu yang tepat dan disimpan dengan baik untuk menjaga kualitasnya. Pengetahuan mengenai bahan, proses pembuatan hingga cara konsumsi menjadi penting agar tradisi minum jamu tetap memberikan manfaat bagi kesehatan.
Dengan demikian, minum jamu di pagi hari dapat menjadi salah satu kebiasaan yang mendukung pola hidup sehat, terutama untuk menjaga kebugaran tubuh. Namun, kesehatan tetap perlu dijaga secara menyeluruh melalui konsumsi makanan bergizi seimbang, aktivitas fisik, istirahat cukup dan pemeriksaan kesehatan secara berkala.Mari lestarikan budaya minum jamu dengan bijak, aman dan sesuai kebutuhan tubuh.(Sumber.Kemenkes)
Sumber : RRI Tarakan
