Search Suggest

Kolesterol: Mitos Lama vs Fakta Medis & Inflamasi

Kolesterol: Mitos Lama vs Fakta Medis & Inflamasi

Pertanyaan :

Hay teman teman n coach. Pagi  td aku kaget koq kolesterol ku jd naik. Apa yg slh ya bgi ilmu dong. Biasa kolest ku  msh aman jauh dibwh 200 pagi ini 217 ada yg salahkah???? Ajy skip nasi kdg kuganti Ubi atau kentang. Mknn direbus, no process food, no sugar. Yg ku mkn telur,  sehari satu dua tau bisa tiga jika tdk mkn ikan. Tahu tempe sayur nosantan. Olga jalan terus pagi sore kenapa yaa. Mohon info donk

Jawaban :

Belajar dan gali lagi ilmu ttg Kolesterol ya ..

Persepsi kolesterol 30-40thn lalu beda dg skrg.

1. Naiknya kolesterol dr makanan ternyata cuma berkontribusi 10%.beda dg 40 thn lalu yg anggap kolesterol naik akibat dr makanan.

2. Kolesterol lebih banyak diproduksi oleh tubuh sendiri (liver). Kalo yg begini biasanya diproduksi memang sesuai kebutuhan tubuh kita. Lalu kalo seandainya kita minum obat kolesterol itu malah menghancurkan apa yg kita butuhkan. Konon kurang kolesterol bisa malah bikin produksi hormon terganggu. Dugaan, banyak orang pikun/alzaimer disebabkan diet agar kolesterol rendah.

3. Batasan kolesterol saat ini justru dianjurkan 250 ke atas. Terlalu rendahnya kolesterol membuat potensi kematian justru tinggi.

4. Selama pola makan kita rendah karbo dan tinggi protein...kolesterol mencapai 300 jg oke. Apalagi dg lifestyle saat ini....piramida makanan kan juga berubah tuh...dimana konsumsi realfood dan protein dianjurkan dominan drpd karbohidrat dan proses food.

5. Bagian utama kolesterol yg diwaspadai perbandingan TRIGLISERIDA:HDL. 

pada umumnya yg bikin tinggi LDL. Ldl terkenal sbg kolesterol jahat. Tapi sebenernya tak demikian. Dia layaknya pemadam kebakaran yg memadamkan api ketika diBUTUHKAN. inflamasilah sumber kebakarannya. Jadi logikanya..semakin rendah inflamasi tubuh maka mestinya LDL juga rendah.

Maka hindarilah SUMBER INFLAMASI tubuh kita. 

Sekedar info. Saya kolesterol pernah 325, 315 dan terakhir 295. Namun demikian keadaan fisik segar bugar.

Oh kalo ldl masih 200an gak usah minum obat kolesterol statin ya ....

Atur aja kualitas makanan kita. Hindari gorengan (karena minyak sawit sumber inflamasi) sebisa mungkin.

Sumber Grup FB : STOP DIABESITAS - Gizi & Nutrisi yang benar

Artikel tambahan:

🔥 Sumber Inflamasi: Akar Masalah yang Sering Diabaikan

Dalam pembahasan kolesterol modern, banyak ahli menekankan bahwa inflamasi kronis dalam tubuh memiliki peran besar terhadap berbagai penyakit, termasuk gangguan metabolisme dan kesehatan pembuluh darah.

Inflamasi bukan muncul tiba-tiba, tetapi berasal dari pola hidup sehari-hari yang sering dianggap sepele.

1. Konsumsi Gula dan Karbohidrat Olahan Berlebih

Makanan tinggi gula dan karbohidrat sederhana seperti minuman manis, kue, roti putih, dan makanan ultra-proses dapat memicu lonjakan gula darah. Dalam jangka panjang, kondisi ini berkontribusi terhadap resistensi insulin dan peradangan dalam tubuh.

2. Lemak Trans dan Minyak yang Dipanaskan Berulang

Penggunaan minyak goreng berulang (minyak jelantah) serta konsumsi makanan cepat saji dapat meningkatkan zat pro-inflamasi dalam tubuh dan berdampak pada kesehatan pembuluh darah.

3. Stres Berkepanjangan

Stres kronis meningkatkan hormon kortisol yang dalam jangka panjang dapat memicu peradangan sistemik serta mengganggu keseimbangan metabolisme.

4. Kurang Tidur

Tidur yang tidak cukup atau tidak berkualitas menghambat proses pemulihan tubuh, sehingga meningkatkan risiko inflamasi kronis.

5. Paparan Rokok dan Polusi

Zat berbahaya dari asap rokok dan polusi udara dapat merusak jaringan tubuh dan memicu respon peradangan, terutama pada paru-paru dan sistem kardiovaskular.

6. Kurang Aktivitas Fisik

Gaya hidup sedentari (kurang bergerak) menyebabkan metabolisme tubuh melambat dan berkontribusi terhadap peningkatan inflamasi.

7. Lemak Tubuh Berlebih (Obesitas)

Jaringan lemak, terutama di area perut, dapat menghasilkan zat kimia pro-inflamasi yang memperparah kondisi peradangan dalam tubuh.

8. Pola Makan Ultra-Proses

Makanan kemasan yang tinggi bahan tambahan seperti pengawet, pewarna, dan perasa buatan dapat memicu respon inflamasi jika dikonsumsi terus-menerus.

🎯 Kesimpulan

Memahami kolesterol tidak cukup hanya melihat angka semata. Mengendalikan sumber inflamasi dalam tubuh merupakan langkah penting dalam menjaga kesehatan secara menyeluruh.

Pola hidup sehat seperti konsumsi makanan alami (real food), tidur cukup, mengelola stres, dan rutin bergerak menjadi kunci utama dalam menekan peradangan.

Posting Komentar