Ardiz  Tarakan  Borneo  A Simple Borneo Blogger. Beautiful Sharing for Anyone.

Kamis, Februari 26, 2009

Indahnya Akhlaq Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad

Orang yang memberi petunjuk kepada kebaikan sama pahalanya seperti orang yang melakukannya. (HR. Bukhari).
Yusuf Mansur FB Damai Indonesiaku Online FB Mario Teguh FB KH. Abdullah Gymnastiar FB Ustadz Felix Siauw FB Ustad Yusuf Mansyur
Sebarkanlah informasi kebaikan di dunia, sehingga menjadi ladang amal kebaikan bagi Anda di akhirat kelak.
Mahmoud Ahmadinejad, ketika di wawancara oleh TV Fox (AS) soal kehidupan pribadinya: "Saat anda melihat di cermin setiap pagi, apa yang anda katakan pada diri anda?"
Jawabnya: "Saya melihat orang di cermin itu dan mengatakan padanya:"Ingat, kau tak lebih dari seorang pelayan, hari di depanmu penuh dengan tanggung jawab yang berat, yaitu melayani bangsa Iran ."

Indahnya Akhlaq Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad - Ardiz Tarakan
Berikut adalah gambaran Ahmadinejad, yang membuat orang ternganga:
  1. Saat pertama kali menduduki kantor kepresidenan Ia menyumbangkan seluruh karpet Istana Iran yang sangat tinggi nilainya itu kepada masjid2 di Teheran dan menggantikannya dengan karpet biasa yang mudah dibersihkan.

  2. Ia mengamati bahwa ada ruangan yang sangat besar untuk menerima dan menghormati tamu VIP, lalu ia memerintahkan untuk menutup ruang tersebut dan menanyakan pada protokoler untuk menggantinya dengan ruangan biasa dengan 2 kursi kayu, meski sederhana tetap terlihat impresive.

  3. Indahnya Akhlaq Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad - Ardiz Tarakan
  4. Di banyak kesempatan ia bercengkerama dengan petugas kebersihan di sekitar rumah dan kantor kepresidenannya.

  5. Di bawah kepemimpinannya, saat ia meminta menteri2 nya untuk datang kepadanya dan menteri2 tsb akan menerima sebuah dokumen yang ditandatangani yang berisikan arahan2 darinya, arahan tersebut terutama sekali menekankan para menteri2nya untuk tetap hidup sederhana dan disebutkan bahwa rekening pribadi maupun kerabat dekatnya akan diawasi, sehingga pada saat menteri2 tsb berakhir masa jabatannya dapat meninggalkan kantornya dengan kepala tegak.

  6. Langkah pertamanya adalah ia mengumumkan kekayaan dan propertinya yang terdiri dari Peugeot 504 tahun 1977, sebuah rumah sederhana warisan ayahnya 40 tahun yang lalu di sebuah daerah kumuh di Teheran. Rekening banknya bersaldo minimum, dan satu2nya uang masuk adalah uang gaji bulanannya.

  7. Gajinya sebagai dosen di sebuah universitas hanya senilai US$ 250.

  8. Sebagai tambahan informasi, Presiden masih tinggal di rumahnya. Hanya itulah yang dimilikinyaseorang presiden dari negara yang penting baik secara strategis, ekonomis, politis, belum lagi secara minyak dan pertahanan. Bahkan ia tidak mengambil gajinya, alasannya adalah bahwa semua kesejahteraan adalah milik negara dan ia bertugas untuk menjaganya.

  9. Satu hal yang membuat kagum staf kepresidenan adalah tas yg selalu dibawa sang presiden tiap hari selalu berisikan sarapan; roti isi atau roti keju yang disiapkan istrinya dan memakannya dengan gembira, ia juga menghentikan kebiasaan menyediakan makanan yang dikhususkan untuk presiden.

  10. Indahnya Akhlaq Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad - Ardiz Tarakan
  11. Hal lain yang ia ubah adalah kebijakan Pesawat Terbang Kepresidenan, ia mengubahnya menjadi pesawat kargo sehingga dapat menghemat pajak masyarakat dan untuk dirinya, ia meminta terbang dengan pesawat terbang biasa dengan kelas ekonomi.

  12. Ia kerap mengadakan rapat dengan menteri2 nya untuk mendapatkan info tentang kegiatan dan efisiensi yang sdh dilakukan, dan ia memotong protokoler istana sehingga menteri2 nya dapat masuk langsung ke ruangannya tanpa ada hambatan. Ia juga menghentikan kebiasaan upacara2 seperti karpet merah, sesi foto, atau publikasi pribadi, atau hal2 spt itu saat mengunjungi berbagai tempat di negaranya.

  13. Saat harus menginap di hotel, ia meminta diberikan kamar tanpa tempat tidur yg tidak terlalu besar karena ia tidak suka tidur di atas kasur, tetapi lebih suka tidur di lantai beralaskan karpet dan selimut. Apakah perilaku tersebut merendahkan posisi presiden?
    Presiden Iran tidur di ruang tamu rumahnya sesudah lepas dari pengawal2nya yg selalu mengikuti kemanapun ia pergi. Menurut koran Wifaq, foto2 yg diambil oleh adiknya tersebut, kemudian dipublikasikan oleh media masa di seluruh dunia, termasuk amerika.

  14. Indahnya Akhlaq Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad - Ardiz Tarakan
  15. Sepanjang sholat, anda dapat melihat bahwa ia tidak duduk di baris paling muka

  16. Indahnya Akhlaq Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad - Ardiz Tarakan
  17. Bahkan ketika suara azan berkumandang, ia langsung mengerjakan sholat dimanapun ia berada meskipun hanya beralaskan karpet biasa.

  18. Indahnya Akhlaq Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad - Ardiz Tarakan
  19. Ia juga tidak mau bersalaman dengan wanita yang bukan muhrimnya, cukup menundukan kepala sebagai rasa hormat.

  20. Indahnya Akhlaq Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad - Ardiz Tarakan

Mudah-mudahan di pemilu yang akan datang kita akan memiliki Presiden seperti itu?

From : yahya AZ (yahyazein@******.com)
Date : Kamis, 26 Februari, 2009 14:36:07

Label:

Anda sedang membaca artikel
"Indahnya Akhlaq Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad"
di blog Ardiz Tarakan Borneo
Rekomendasikan lewat Google +1 dengan mengklik tombol
Untuk berbagi di Facebook Anda, klik tombol
Terima kasih atas kunjungan Anda.

Diskominfo Tarakan Indonesia

28 Comments for Indahnya Akhlaq Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad:

At Kamis, Februari 26, 2009 9:43:00 PM, Blogger abinehanafi :

kayaky pemilu depan ini belum bisa dech menghasilkan pemimpin spt Ahmadinejad. g tahun kalo saudara Ardiz yang jadi presidennya...

 
At Sabtu, Februari 28, 2009 3:01:00 PM, Blogger anggita.candi :

artikelnya bagus.... mas tukeran link, saya sudah pasang linknya di blog saya http"//anggitacandi.com.... terima kasih...

 
At Minggu, Maret 01, 2009 9:07:00 AM, Anonymous Anonim :

itulah contoh kepemimpinan islam yg harus dicontoh oleh pemimpin islam di negara2 islam lainya. pelajari lebih dalam tentang salah satu mahzab yg banyak orang salah pengertian dan bahkan ada yg memvonis sesat. yaitu mahzab syiah imamiah yg mayoritas dianut oleh masyarakat iran.

 
At Minggu, Maret 15, 2009 12:00:00 AM, Blogger ukhti fillah :

subhanallah, seribu satu orang yang seperti ahmadinejad ini, temanq pernah cerita tentang profil presiden iran ini, aq sangat tertarik n bersemangat untuk mencari profilnya dan alhamdulillah ketemu thanks tuk ardiz telah menginformasikannnya, mudah2an pemimpin kita nanti bisa mencontohnya.

 
At Selasa, Maret 31, 2009 11:17:00 PM, Anonymous verdy :

yah, kita memang butuh pemimpin yang rendah hati seperti itu, beliau mengingatkanku pada yang mulia khalifah umar bin abdul aziz, thanks fren atas artikelnya, semoga dapat balasan dari ALLAH SWT, amin

 
At Rabu, April 08, 2009 3:09:00 PM, Anonymous Anonim :

Dear All, Sebenarnya sifat in ada di salah satu orang di negeri kita yaitu Ketua MPR Hidayat Nurwahid dari PKS.saat menjabat
1. Menolak mobil Dinas Yang Harganya Ratusa juta tapi ia memilih memakai mobil pribadinya Mobil Kijang.
2. Menolak Rumah dinas yang di berikan selama menjabat tapi lebih suka tinggal di Rumah pribadinya yang sederhana.
mukin masih banyak yang lainnya yang kita tidak tahu.

 
At Selasa, Mei 12, 2009 3:56:00 PM, Anonymous ramadhan :

subhanallah, ,
ad org brakhlak seperti itu, ,

semoga pmilihan presiden mendatang kita mendapatkan pemimpin seperti beliau, ,amien

 
At Selasa, Juni 23, 2009 1:11:00 PM, Anonymous Anonim :

walahalaah...ternyata ahmadinejad sendiri pengagum soekarno...termasuk marhaenismenya, pengembangan ITB dan pendirian LAPAN yang semuanya sekarang ada di iran termasuk pengembangan proyek peluncuran satelit yang diperintahkan soekarno di tahun 1963

 
At Selasa, Juli 28, 2009 6:35:00 PM, Anonymous Anonim :

Hidupnya dikelilingi oleh cahaya Ilahi..
Orang itu memerdekakan dirinya terlebih dahulu, untuk bisa memerdekakan rakyatnya..
Sepertinya negara-negara lain sudah waktunya menjadikan Iran sebagai kiblat untuk bagaimana melaksanakan pemerintahan yang Ilahiah..
Dahsyat abezz..salut 4 Iran

 
At Senin, Agustus 24, 2009 9:02:00 PM, Anonymous taufiq :

terlepas dia seorang syiah...tp banyak hal yg patut diteladani dari seorang pemimpin sekaliber Ahmadinejad, pemimpin negara yang kaya dengan hasil tambangnya, memiliki posisi strategis secara politik dan ekonomi di timur tengah. SEmoga Allah selalu mejaga dang mengangkat amalan orang2 yang istiqomah menegakkan din-Nya sebenar2nya....

 
At Selasa, Agustus 25, 2009 10:09:00 PM, Anonymous Anonim :

subhanallah......mulia sekali hamba Allah yg satu ini....patut jd panutan seorang pemimpin

 
At Senin, Januari 11, 2010 9:57:00 AM, Anonymous Anonim :

asslm, mas ijin copas ya, sy sertakan sumber, artikel yg bgus bgt, utk jadi bahan renungan..

 
At Selasa, Maret 23, 2010 1:02:00 PM, Anonymous Anonim :

subhallah...
apakah presiden Indonesia mau bersikap seperti itu???
kapan Indonesia punya pemimpin seperti beliau???
semoga nanti ada masanya :)

 
At Selasa, Oktober 12, 2010 5:59:00 PM, Anonymous Anonim :

cermin akhlak seorang muslim, sederhana dan santun. Indonesia pasti akan memiliki figur seperti Ahmaddinejad, jika calon2 pemimpin kita 'membaca' artikel ini. Terimakasih

 
At Selasa, November 09, 2010 10:49:00 AM, Blogger Ayusky luverz :

subhanallah..ijin copas yaa..

 
At Minggu, Maret 27, 2011 5:45:00 PM, Anonymous Anonim :

subhanalloh,,,,kayanya baru kali ini sekelas presiden mau tidur di atas karpet. kapan presiden kita mau seperti itu. thx ya infonya.

 
At Jumat, Juni 03, 2011 1:48:00 PM, Anonymous Lingkar Merah :

Itulah pemimpin negara yang patut diteladani sebagai pelayan umatnya...

 
At Senin, Oktober 10, 2011 10:23:00 AM, Anonymous Anonim :

Insya Allah kita akan memperoleh pemimpin seperti itu, dan untuk rakyat Indonesia, jangan terlalu berharap akan memperoleh pemimpin seperti itu, apabila bukan dari kita sendiri yang merubahnya dengan lebih cerdas lagi (objektif) dalam menentukan dan memilih pemimpin.

 
At Selasa, Desember 20, 2011 6:38:00 PM, Blogger Papan :

Bagaimana dgn video berikut : Ahmadinejat dlm ritual "menyakiti diri" Syi'ah : http://www.youtube.com/watch?v=HaxM9oUv8FU

dan keterlibatan Iran dlm kerusuhan2 timur tengah.
http://www.youtube.com/watch?v=EdNbld95E5o&sns=fb

Bahayanya Syiah dan para dedengkotnya.

 
At Senin, Desember 26, 2011 12:43:00 PM, Anonymous Anonim :

Semoga para pemimpin ƴαπğ "sunni" bisa lebih baik dari Ahmadinejad. Kalo gak bisa lebih baik minimal sama deh. Kalo gak bisa jg, mending stop hujat2an syiah-sunni, ada ƴαπğ seneng tu kalo keduanya saling hujat...

 
At Rabu, Februari 01, 2012 6:11:00 AM, Anonymous Anonim :

Hati2 dengan provokasi...org mulia ahlaknya aja msh dicari2 kesalahannya,bkn mencontoh kebaikannya. Itulah org2 yg berpikiran picik sll mencari2 kesalahan org. Gak akan maju bangsa ini klo msh banyak org2 penghasut spt ini.hrsnya kita berdoa semoga kelak kita akan mempunyai pemimpin yg mo mengerti penderitaan serta nasib rakyatnya...semoga. Amiin

 
At Kamis, Februari 02, 2012 1:10:00 PM, Anonymous Anonim :

Bagai bumi dgn langit jk dibandingkan dgn peminpin d Indonesia..

 
At Rabu, Maret 21, 2012 1:33:00 AM, Anonymous herusularto :

Semoga kita bisa meneladaninya.

 
At Jumat, Maret 30, 2012 11:43:00 AM, Anonymous Yd :

yuk meneladani kesederhanaannya...

 
At Selasa, April 17, 2012 8:13:00 PM, Anonymous Anonim :

sayang dia orang syiah dan syiah itu sesat. baca deh hasil copas gw JAKARTA (Arrahmah.com ) - Peneliti
aliran sesat, Ustadz hartono Ahmad
Jaiz mengatakan bahwa konflik yang
terjadi antara Islam dengan Syi'ah
bukanlah karena kaum Muslimin ingin
mengganggu Syi’ah, akan tetapi
keyakinan Syi’ah mengancam
eksistensi aqidah kaum muslimin.
“Bukan karena Sunni ingin menyerang
Syi'ah, tetapi Sunni diserang oleh
Syi'ah keyakinan pokoknya,” kata
Ustadz Hartono saat ditemui
arrahmah.com di rumahnya di
Kalibata Jakarta Selatan, Selasa
(4/1/2012).
Keyakinan apa saja, menurut Ustadz
Hartono, jika diserang hal pokoknya
akan menimbulkan kemarahan. Dan di
dalam Islam, kemarahan dalam rangka
menjaga aqidah diakomodasi oleh
syari’at, jelas beliau.
“Kemarahan dalam membela
penghujatan terhadap Islam, justru
mempunyai nilai besar di hadapan
Allah,” jelasnya.
Terdapat beberapa hal yang diserang
Syi’ah terhadap Islam. Yang pertama,
menurut beliau, adalah penghujatan
Syi’ah kepada Allah dengan menyakini
Allah bersifat bada’ yaitu meyakini
bahwa Allah baru mengetahui sesuatu
hal ketika hal tersebut sudah terjadi.
“Inikan pelecehan terhadap Allah
namanya. Padahal Allah itu Maha
Mengetahui segala sesuatu,” tukas
Ustadz Hartono.
Penghujatan selanjutnya dilakukan
Syi'ah terhadap Rasulullah shallallahu
'alaihi wasallam , melalui pernyataan
wilayatul faqih Syi'ah Imamiyah,
Khomeini, yang melecehkan Nabi
shallallahu 'alaihi wasallam dengan
menyatakan Nabi gagal dalam
menyampaikan risalah.
Perkataan imam Syi’ah dianggap sama
dengan hadist Nabi shallallahu 'alaihi
wasallam , dan Imam mereka dianggap
lebih tinggi derajatnya dari Nabi
shallallahu 'alaihi wasallam
berdasarkan Kisah nabi Ibrahim AS di
dalam surat Al Baqarah ayat 124 yang
menyatakan Nabi Ibrahim dikatakan
Imaman setelah sudah mantap, bukan
ketika pertama kali menjadi nabi.
“Jadi, Syi'ah ini mengutak-atik ayat
untuk mengangkat derajat Imam
mereka,” papar pria yang juga
seorang mubaligh ini.
Dampak dari pelecehan terhadap
nabi, itu berlanjut hingga berbohong
atas nama nabi, seperti membolehkan
nikah mut’ah yang telah diharamkan
oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi
wasallam .
“Bahkan itu yang meriwayatkan
pengharaman nikah mut’ah itu Ali
sendiri,” ujar Ustadz Hartono yang
produktif menulis buku membongkar
aliran-aliran sesat.
Bukan sekedar itu, Syi'ah akhirnya
juga melecehkan orang-orang yang
sangat dicintai oleh Rasulullah, yaitu
istri-istri Rasulullah shallallahu 'alaihi
wasallam , Abu Bakar As Siddiq RA,
dan para sahabat rasul lainnya.
Bahkan kitab suci Al-Qur’an diserang
juga, mereka meyakini Al-Qur'an telah
dirubah-rubah oleh para sahabat,
palsu, dan tidak murni.
“Jika tiga hal pokok, seperti Allah,
Rasulullah, dan kitabnya telah dihujat
oleh Syi’ah, habislah Islam,” lontar
Ustadz Hartono.
Tambah Ustad Hartono, serangan
Syi’ah terhadap Islam bukan hanya
dalam bentuk aqidah dan pemikiran,
tetapi sudah berupa aksi nyata,
sebagaimana ketika Khomeini berhasil
mengadakan revolusi Syi’ah di Iran, ia
membantai imam-imam masjid Sunni,
melarang pendirian masjid sunni, dan
tidak ada peran yang diberikan
kepada kaum sunni yang berjumlah
20 persen di Iran.
“Anehnya sinangog banyak berdiri,
tetapi masjid Sunni tidak ada di Iran,”
ungkapnya.
Sehingga, Kaum muslimin Sunni yang
ingin sholat Jum’at hanya bisa
dilaksanakan di kedutaan besar
negara-negara arab.
“Jika mereka mengadakan di rumah
bisa ditangkap,” tambah Ustadz
Hartono.
Melihat ini semua, sudah jelas dalam
pandangan ustadz Hartono bahwa
Syi’ah itu adalah firaq adama
(kelompok yang sesat) bukanlah
mazhab yang diakui di dalam Islam.
“Bahkan dibanding kelompok sesat
yang lain, Syi'ah itu kepalanya
kesesatan,” pungkas Ustadz Hartono.
(Bilal/ arrahmah.com )
Sebarkan!
Raih amal shalih, sebarkan informasi
ini...

 
At Sabtu, Mei 05, 2012 1:33:00 PM, Anonymous Anonim :

Bismillah.. Alhamdulillah.. semoga salam dan sholawat selalu tercurah kepada nabi Muhammad Saw dan para shahabat..
Wahai sahabat marilah kita ambil ibrah/hikmah dari setiap kejadian.. ambil yang baik dan tinggalkan yang buruk.. Sesungguhnya tidak akan jatuh sehelai daun pun tanpa seijin-Nya.. Yuk kita belajar untuk selalu berprasangka baik kepada setiap muslim yang sudah bersyahadat maka dia adalah saudara kita adapun kita tidak sependapat marilah kita sikapi dengan sikap yang terbaik.. hidup damai tentram berdampingan adalah impian kita semua yang sudah jenuh dengan hiruk-pikuk masalah yang tidak disikapi dengan sikap yang terbaik.. layaknya sebuah bangunan akan bediri dengan indah karena instrumen berbeda yang mendukungnya..
wallahu'alambishshowab..

 
At Rabu, Mei 23, 2012 11:29:00 PM, Anonymous Anonim :

memang benar.. perlu kita contoh kepemimpinan seperti itu,, bila perlu semua pemimpin di dunia ini seperti itu,tapi..apakah dia baik terhadap muslim yang lain/mazhab yang lainnya,,indahnya kalau setiap muslim di dunia ini pada akur, damai dan saling menghargai..amien

 
At Selasa, Mei 21, 2013 10:59:00 AM, Anonymous Ace Maxs :

semoga pemimpin kita terinspirasi dengan cerita ini

 

Poskan Komentar