Ardiz  Tarakan  Borneo  A Simple Borneo Blogger. Beautiful Sharing for Anyone.

Sabtu, Februari 13, 2010

Pengusaha Brunei Juga Incar Kaltim

Siapkan Rp 1 T untuk Infrastruktur, Wagub: Kita Terlalu Banyak MoU

Borneo - Proyek infrastruktur di Kaltim menjadi daya tarik investor luar negeri. Sehari pasca-paparan investor asal Amerika Serikat, Global First Financial Partner (GFFP) dari New Jersey, Kamis (11/2), kemarin perusahaan asal Brunei Darussalam, Pelita Group Malay Companies (PGMC), menyatakan minatnya terhadap sejumlah proyek yang ada di daerah ini. Investor Brunei tersebut bahkan sudah menyebutkan nilai investasi yang akan digelontorkan.

Haji Awang Osman Bin Haji Awang Omar, pimpinan PGMC usai pertemuan dengan pemprov mengatakan, pihaknya lebih berminat pada pengembangan Pelabuhan Maloy, Kutai Timur, dan jalan tol Balikpapan-Samarinda. Tapi secara pasti, belum ada kesepakatan tentang proyek mana yang akan digarap.

“Secara umum kami bisa membiayai proyek besar dan kecil. Kalau yang besar kita bisa menyiapkan 100 juta dolar (Rp 1 triliun, dengan kurs Rp 10 ribu, Red.) ke atas. Kalau yang kecil mulai dari 10 juta dolar ke atas,” kata Haji Awang.

Jadi, kata dia, nantinya proyek apa saja jika memang ada kesepakatan tentu bisa dijalankan. Pertemuan kemarin, terang dia, baru sebatas penyampaian minat. Setelah ini, pihaknya harus mengirimkan surat minat kepada pemerintah. Tapi, dia memastikan, perusahaannya serius untuk menangani proyek yang ada di provinsi ini.

“Kami tak hanya minat, nanti pasti ada pembicaraan lanjutan,” terangnya, ketika disinggung keseriusannya untuk berinvestasi di Kaltim.

Yang jelas, terang dia, pihaknya nanti akan melakukan hitung-hitungan dahulu terhadap proyek-proyek yang ada. Misalnya, untuk jalan tol Balikpapan-Samarinda, harus ada perhitungan tentang berapa banyak kendaraan yang nantinya akan melintas di jalan sepanjang 87 kilometer itu. Begitu juga dengan Pelabuhan Maloy, apa yang bisa dihasilkan dari pelabuhan tersebut.

Dia menambahkan, untuk mempermudah investasinya -- karena banyak prosedur yang harus dilalui jika kerja sama antar pemerintah --, maka pihaknya akan kerja sama dengan perusahaan lokal, yakni PT Pelopor Lestari Jaya. Samuel, pimpinan PT Pelopor Lestari Jaya yang saat itu ikut dalam pertemuan mengatakan, pihaknya tak hanya berminat pada proyek infrastruktur, tapi bisa juga pertanian dan perkebunan.

“Nanti mekanisme kerja samanya ‘kan bisa dibicarakan. Kalau misalnya ada sistem kompensasi, mungkin kami berminat dengan HTI (hutan tanaman industri, Red.) di Kaltim,” katanya.

M Sa’bani, asisten II Setprov Kaltim, menyebut, kedatangan investor Brunei tersebut masih sama dengan investor-investor sebelumnya. Sebatas menyatakan minat, dan meminta daftar proyek-proyak yang dikerjakan.

“Surat minatnya belum masuk. Kalau memang sudah masuk kita tentu akan balas, nanti lengkap dengan biaya tiap proyek,” kata Sa’bani.

Saat itu, kata dia, pihaknya sudah memaparkan empat proyek besar yang memang tengah dikembangkan. Yakni, Jembatan Pulau Balang yang menghubungkan Penajam Paser Utara (PPU)-Balikpapan, jalan tol Balikpapan-Samarinda, kawasan industri dan Pelabuhan Maloy, serta pengembangan Bandara Internasional Sepinggan, Balikpapan.

Rinciannya, seperti diberitakan, Jembatan Pulau Balang estimasi anggarannya Rp 480 miliar, jalan tol sekira Rp 5 triliun, pengembangan Bandara Sepinggan Rp 600 miliar, dan Pelabuhan Maloy Rp 17,7 triliun.

KEBANYAKAN MOU

Sementara itu, Wakil Gubernur Kaltim Farid Wadjdy mengatakan, sejauh ini sudah banyak investor yang masuk ke Kaltim dan menyatakan minatnya. Bahkan, sejak gubernur sebelumnya, sudah puluhan Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani antara pemprov dengan pengusaha. Tapi, sejauh ini belum ada satu MoU pun yang terealisasi.

“Makanya nanti kalau memang investor berminat, kami langsung menandatangani Memorandum of Agreement aja. Karena selama ini kebanyakan MoU. Nggak apa-apa ‘kan tahapan MoU itu tidak dilalui,” terangnya. (far)

Sumber : Radar Tarakan (13 Februari 2010)

Label:

Anda sedang membaca artikel
"Pengusaha Brunei Juga Incar Kaltim"
di blog Ardiz Tarakan Borneo
Rekomendasikan lewat Google +1 dengan mengklik tombol
Untuk berbagi di Facebook Anda, klik tombol
Terima kasih atas kunjungan Anda.

0 Comments for Pengusaha Brunei Juga Incar Kaltim:

Poskan Komentar