Ardiz  Tarakan  Borneo  A Simple Borneo Blogger. Beautiful Sharing for Anyone.

Minggu, Oktober 11, 2009

Qory Sandioriva, Puteri Indonesia 2009

Qory Sandioriva, Puteri Indonesia 2009Qory Sandioriva dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2009 mengalahkan 38 kontestan lain dari seluruh Indonesia. Qori Sandrioriva (18) mengalahkan dua pesaingnya, Zukhriatul Hafizah dari Sumatera Barat dan Isti Ayu Pratiwi, asal Maluku Utara.

Untuk kali pertamanya, putri asal Negeri Serambi Mekah mewarisi mahkota kecantikan Puteri Indonesia.

Jumat malam, 9 September 2009, Teater Tanah Airku, Taman Mini Indonesia Indah jadi saksi saat paling membahagiakan bagi mahasiswa Bahasa Perancis, Universitas Indonesia itu.

Saat Isti Ayu Pratiwi dinobatkan sebagai runner up II, sekaligus bergelar Putri Pariwisata, Qori dan Fiza, semakin dekat menuju kemenangan. Dua perempuan cantik dari pulau Sumatera itu berpelukan. Senyum tersungging di bibir dua calon puteri itu, tapi tak bisa menutupi perasaan cemas mereka.

Akhirnya terjawab, Qori Sandrioriva, puteri Nangroe Aceh Darusalam, sebagai Putri Indonesia 2009, saat Zakhriatul dinobatkan sebagai runner up I, yang juga bergelar Putri Lingkungan Hidup.

Tidak mudah bagi Qori membawa nama provinsinya, Nangroe Aceh Darussalam (NAD). Kampung halamannya tersebut memegang teguh syariah Islam. Berbeda dengan para pendahulunya di ajang Putri Indonesia, yang mengenakan jilbab, Qori tidak mengenakan penutup kepala itu.

Untuk mengikuti ajang Putri Indonesia ini, Qori bahkan harus meminta izin pemerintahan NAD, dan meminta izin gubernur NAD lewat Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan (Menneg PP).

"Bukan berarti saya membuka jilbab. Ini adalah keinginan saya sendiri. Aslinya, saya memang tidak memakai jilbab," kata Qori, saat jumpa pers, usai dinobatkan sebagai Putri Indonesia 2009, di Teater Tanah Airku, TMII, Jumat malam, 9 Oktober 2009. Gadis kelahiran 17 Agustus 1991 itu menegaskan, "Saya tidak ingin ada kontorversi."

Ibunda Qori, Hj. Fariyawati memastikan, masalah jilbab adalah panggilan dari hati, dan puteri keduanya itu belum siap untuk mengenakan kerudung. "Dalam sejarah Aceh, Cut Nyak Dien saja tidak memakai jilbab. Jilbab adalah budaya untuk masyarakat Aceh," tegas sang Bunda membela putrinya.

Miss Universe adalah langkah besar Qori berikutnya. Seperti yang sudah-sudah, apa Qori siap menghadapi kontroversi pakaian renang di ajang kecantikan perempuan sejagad tersebut? Fariyawati merestui sang puteri di ajang internasional itu. Ia menegaskan, puterinya tetap akan membawa budaya Timur. "Saya sarankan pada Qori untuk tetap memakai pakaian renang one piece," tandasnya.

Sebelum mengikuti Puteri Indonesia, selain sebagai mahasiswi, Qori pernah membintangi beberapa judul sinetron, dan FTV. "Qori pernah kontrak dengan multivision membintangi sinetron. Dia juga pernah ikut audisi Ketika Cinta Bertasbih bersama Alice Norin," ungkap sang bunda.

Qory Sandioriva, Puteri Indonesia 2009
Qory Sandioriva, Puteri Indonesia 2009
Qory Sandioriva, Puteri Indonesia 2009
Qory Sandioriva, Puteri Indonesia 2009
Qory Sandioriva, Puteri Indonesia 2009
Qory Sandioriva, Puteri Indonesia 2009
Qory Sandioriva, Puteri Indonesia 2009
Qory Sandioriva, Puteri Indonesia 2009
Sumber : VIVAnews (10 Oktober 2009)
Foto : detikHot

Label:

Anda sedang membaca artikel
"Qory Sandioriva, Puteri Indonesia 2009"
di blog Ardiz Tarakan Borneo
Rekomendasikan lewat Google +1 dengan mengklik tombol
Untuk berbagi di Facebook Anda, klik tombol
Terima kasih atas kunjungan Anda.

3 Comments for Qory Sandioriva, Puteri Indonesia 2009:

At Minggu, Oktober 11, 2009 1:53:00 PM, Anonymous secangkir teh dan sekerat roti :

selamat!

 
At Senin, Oktober 19, 2009 6:56:00 PM, Anonymous anida :

Semakin sukses seseorang, memang cobaannya akan semakin besar. Semoga Qory bisa menghadapinya.

 
At Selasa, Oktober 20, 2009 9:23:00 AM, Anonymous Pasang Iklan Gratis :

Pemilihan Putri Indonesia seharusnya tidak lagi hanya terfokus pada kecantikan lahiriah tapi juga kecantikan intelektual dan perilaku yang akan membuat perempuan Indonesia lebih bermartabat, terhormat dan dihargai. Sekaligus menjadi inspirasi dan menumbuhkan harapan akan masa depan perempuan Indonesia yang tangguh dan berkepribadian sesuai dengan nilai – nilai yang kita anut.

Bagaimanapun juga, selayaknya kita tetap mendukung Qory sebagai wakil putra-putri bangsa yang terpilih, untuk menjalankan suatu misi yang mulia bagi Indonesia. Saya rasa tujuan pemilihan Puteri Indonesia sekarang sudah melenceng dari tujuan utamanya, tapi..Semoga Qory mampu memperkenalkan budaya dan tradisi bangsa Indonesia kepada dunia luar, mengangkat nama dan potensi pariwisata Indonesia supaya lebih dikenal di dunia internasional.
Iklan Baris Gratis

 

Poskan Komentar